pengertian TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan
untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi
maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan
untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
Perkembangan dan Pemanfaatan TIK dalam Dunia Pendidikan
Sebelum menginjak abad 21 yang telah serba modern,
penemuan teknologi-teknologi telah dirintis dimulai dari ditemukannya
mesin tik, alat komunikasi seperti mesin penyampai pesan. Kemudian hal
ini berkembang lagi dengan dibuatnya computer dari yang paling
sederhana hingga komputer yang paling canggih selain itu ditemukan
telepon sederhana hingga ditemukannya hand phone dan saat ini telah
berkembang menjadi PDA. Bahkan pada saat ini abad ke 21 telah ditemukan
bidang rekayasa mikroelektronika. Hal ini dapat menunjukkan bahwa TIK
mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Dengan telah berkembangnya system komunikasi online seperti telepon,
sms, ataupun email yang dapat diakses dalam dunia maya, tentunya hal
ini mempengaruhi dalam berbagai aspek kehidupan khususnya dalam bidang
pendidikan. Hal ini dapat terlihat dengan telah terjadinya pergeseran
dalam proses pembelajaran dimulai dari ‘belajar di ruang kelas’ ke’
belajar dimana saja’, dari ‘kertas’ ke ‘on line’. Interaksi antara guru
dengan siswa pun tidak hanya dapat dilakuakn melalui hubungan tatap
muka tetapi dapat dilakukan melalui telepon, sms, ataupun email. Dalam
tugas pokok seorang guru pun menjadi terasa lebih mudah baik dalam
membuat persiapan mengajar, mencari sumber bahan ajar, bahkan dalam
pembuatan evaluasi bagi siswa yang dapat diberikan secara beragam. Hal
ini bisa memanfaatkan teknologi komputer. Dengan adanya pemanfaatan
teknologi informasi yang diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lembaga
pendidikan dalam upayanya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia
Indonesia. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh
pekerjaan-pekerjaan operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh
komputer. Dengan demikian dapat memberikan keuntungan dalam efisien
waktu dan tenaga.
Bila diuraikan pemanfaatan TIK dapat dijelaskan secara terperinci seperti :
• Penyimpanan dan pengolahan data siswa, staf, keuangan, dan asset sekolah
• Analisis perkembangan kinerja siswa, guru, dan sekolah dari periode ke periode
• Penyediaan informasi tentang perkembangan studi siswa kepada Guru Wali dan Orang Tua
• Penyediaan informasi untuk mendukung pelaporan kepada Kantor Dinas
Pendidikan yang terkait dengan Ujian Akhir Nasional (UAN) dan Badan
Akreditasi Sekolah (BAS)
• Pengolahan data menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan
• Pengelolaan perpustakaan termasuk katalogisasi buku-buku,
penelusuran buku, proses peminjaman dan pengembalian buku, status
keberadaan buku, dan penetapan jumlah denda.
Kesimpulan
Jadi TIK adalah suatu alat atau media yang dapat digunakan untuk
transfer data baik satu arah maupun dua arah. Dengan pesatnya
perkembangan TIK ini sangat berguna dalam dunia pendidikan karena guru
dan lembaga sekolah pun mendapatkan kemudahan dengan memanfaatkan TIK
dalam melaksanakan tugas pokoknya. Materi pembelajaran dapat dibuat
menjadi lebih menarik. Selain itu, siswa dan guru mudah mendapatkan
pengkayaan materi ajar sehingga akan meningkatkan pemahaman dan
penguasaan materi. Namun dengan berbagai kemudahan dalam proses
pembelajaran yang lebih bersifat on line kita pun jangan sampai
meninggalkan proses pembelajaran bersifat manual.
Selasa, 28 Februari 2012
PERKEMBANGAN SOCIAL NETWORK
Hari ini hampir semua orang memiliki
akun Facebook. Mungkin juga beberapa orang memiliki akun LinkedIn, MySpace atau
Friendster. Website ini semuanya termasuk kategori jasa social network.
Pernahkan Anda bertanya-tanya bagaimana asal muasal layanan social network ini?
Bagaimana bentuknya pada masa awal-awal Internet?
Community Memory 1973
Sebelum mulai menjelaskan sejarah
social network, maka ada baiknya kita menyamakan persepsi apa itu social
network terlebih dahulu. Menurut penulis, social network sendiri merupakan
sebuah istilah struktur sosial di mana setiap individu saling berhubungan
dengan individu lain. Jenis hubungan ini bisa beragam bisa berupa pertemanan,
saudara, persamaan dalam suatu hal, dan lain-lain. Jadi, social network sendiri
tidaklah ada kaitannya dengan internet. Layanan social network juga pada
dasarnya tidak wajib harus melalui internet (walaupun dewasa ini hampir seluruh
layanan social network melalui Internet)
Sebelum
Adanya Internet
Pada tahun 1978, Hiltz dan Murray
melalui buku The Network Nation, memaparkan dengan adanya jaringan komputer
maka akan adanya potensi untuk menciptakan suatu interaksi sosial melalui
komputer. Zaman dahulu sebelum adanya Internet jasa online ini sudah ada
seperti Usenet, ARPANET dan LISTSERV. Tidak ketinggalan yang sangat populer di
kalangan hobbyist, buletin board service (BBS).
Masa
Sesudah Kemunculan Internet
Pada masa awal tahun 90-an, website
komunitas yang terkenal adalah Theglobe.com, Geocities.com dan Tripod.com.
Website ini menawarkan jasa pemasangan website secara gratis dengan harapan
user akan memasang website berisi profil pribadi mereka dan orang-orang dapat
saling berkenalan melalui jasa chat room.
Pada akhir 90-an, fitur yang
ditawarkan sudah lebih dimantapkan. Misalnya fitur untuk mencari teman dan
memanajemen daftar teman. Contoh website-website yang memiliki fitur demikian
misalnya SixDegrees.com (1997), Friendster(2002) dan MySpace (2003).
Tedapat perbedaan antara masa awal
90-an dan masa akhir 90-an. Pada masa ketika orang-orang masih menggunakan
Geocities.com atau Tripod.com orang-orang tidak saling berkenalan di dunia
nyata. Mereka cenderung menggunakan nickname, gambar orang lain, informasi
tidak benar yang artinya identitas jelasnya tidak diketahui. Sedangkan di
masa-masa akhir 90-an orang-orang berkenalan di dunia nyata dan mereka
menggunakan service sosial network untuk saling terhubung di dunia maya. Mereka
menggunakan nama asli, foto pribadi dan informasi-informasi menjelaskan
dirinya. Jonathan Abrams, pembuat Friendster, merupakan orang yang menggagas
ide ini dan berhasil membuat konsep ini terkenal.
Siapa
Sebetulnya Yang Paling Pertama
Untuk menjawab siapakah social
networking service yang paling pertama sebenarnya cukup rumit. Karena definisi
social network service yang cukup umum. Tetapi dari hasil penelusuran penulis,
jawabannya sudah pasti bukan Friendster, walaupun Friendster-lah yang
mempopulerkan konsep untuk mengkoneksi teman-teman dunia nyata di dunia maya.
Rory Cellan-Jones, seorang
koresponden BBC memiliki jawaban versinya. Kita akan kembali ke masa yang
sangat awal di mana mungkin inilah pertama kali konsep social networking
diterapkan. Masa di mana masih belum ada Internet.
Pada tahun 70-an, di sebuah jalan
Berkeley California terdapat sebuah toko yang bernama Leopold’s Records. Lee
Felsentein, seorang mantan ilmuwan komputer, bersama rekannya meletakkan sebuah
terminal komputer disebelah papan buletin musisi (seperti majalah dinding
tetapi ini lebih mengenai musik). Mereka kemudian mengundang orang yang lalu-lalang
di jalanan, yang kebetulan kebanyakan adalah mahasiswa, untuk mencoba mengetik
pesan ke dalam komputer (daripada menulis di papan buletin).
Masa-masa itu, orang-orang yang
tidak ada kaitan dengan ilmu komputer tidak diperbolehkan mendekati mesin komputer.
Oleh karenanya, mereka awalnya meragukan orang-orang akan mencoba komputer
karena bagaimanapun ini sangat tidak sesuai kebiasaan. Ternyata Felsentein
salah, orang-orang ketika ditawarkan kesempatan untuk mengetik di komputer,
langsung menunjukkan ketertarikannya. Sehingga akhirnya komputernya pun penuh
dengan pesan-pesan mulai dari puisi-puisi, kutipan-kutipan sampai diskusi
mencari apartemen atau mobil dan membeli donat. Dan akhirnya orang-orang pun
mulai jarang menggunakan papan buletin itu lagi.
Servis ini dikenal dengan nama
Community Memory, merupakan BBS publik paling pertama. Awalnya Community Memory
dibuat untuk tujuan sharing informasi mengenai topik-topik tertentu. Tetapi
lama kelamaan, akhirnya menjadi pusat pertukaran informasi. Karena Community
Memory mampu mengumpulkan orang-orang dan memungkinkan mereka saling
berhubungan dan berinteraksi maka Community Memory bisa dikategorikan sebagai
social network. Dan karena dia muncul di awal tahun 1973, maka dia bisa menjadi
salah satu kandidat terbaik sebagai layanan social network paling pertama
Langganan:
Postingan (Atom)