Selasa, 28 Februari 2012

Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi

pengertian TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.


Perkembangan dan Pemanfaatan TIK dalam Dunia Pendidikan

Sebelum menginjak abad 21 yang telah serba modern, penemuan teknologi-teknologi telah dirintis dimulai dari ditemukannya mesin tik, alat komunikasi seperti mesin penyampai pesan. Kemudian hal ini berkembang lagi dengan dibuatnya computer dari yang paling sederhana hingga komputer yang paling canggih selain itu ditemukan telepon sederhana hingga ditemukannya hand phone dan saat ini telah berkembang menjadi PDA. Bahkan pada saat ini abad ke 21 telah ditemukan bidang rekayasa mikroelektronika. Hal ini dapat menunjukkan bahwa TIK mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Dengan telah berkembangnya system komunikasi online seperti telepon, sms, ataupun email yang dapat diakses dalam dunia maya, tentunya hal ini mempengaruhi dalam berbagai aspek kehidupan khususnya dalam bidang pendidikan. Hal ini dapat terlihat dengan telah terjadinya pergeseran dalam proses pembelajaran dimulai dari ‘belajar di ruang kelas’ ke’ belajar dimana saja’, dari ‘kertas’ ke ‘on line’. Interaksi antara guru dengan siswa pun tidak hanya dapat dilakuakn melalui hubungan tatap muka tetapi dapat dilakukan melalui telepon, sms, ataupun email. Dalam tugas pokok seorang guru pun menjadi terasa lebih mudah baik dalam membuat persiapan mengajar, mencari sumber bahan ajar, bahkan dalam pembuatan evaluasi bagi siswa yang dapat diberikan secara beragam. Hal ini bisa memanfaatkan teknologi komputer. Dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi yang diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lembaga pendidikan dalam upayanya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer. Dengan demikian dapat memberikan keuntungan dalam efisien waktu dan tenaga.

Bila diuraikan pemanfaatan TIK dapat dijelaskan secara terperinci seperti :
• Penyimpanan dan pengolahan data siswa, staf, keuangan, dan asset sekolah
• Analisis perkembangan kinerja siswa, guru, dan sekolah dari periode ke periode
• Penyediaan informasi tentang perkembangan studi siswa kepada Guru Wali dan Orang Tua
• Penyediaan informasi untuk mendukung pelaporan kepada Kantor Dinas Pendidikan yang  terkait dengan Ujian Akhir Nasional (UAN) dan Badan Akreditasi Sekolah (BAS)
• Pengolahan data menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan
• Pengelolaan perpustakaan termasuk katalogisasi buku-buku, penelusuran buku, proses peminjaman dan pengembalian buku, status keberadaan buku, dan penetapan jumlah denda.


Kesimpulan


Jadi TIK adalah suatu alat atau media yang dapat digunakan untuk transfer data baik satu arah maupun dua arah. Dengan pesatnya perkembangan  TIK ini sangat berguna dalam dunia pendidikan karena guru dan lembaga sekolah pun mendapatkan kemudahan dengan memanfaatkan TIK dalam melaksanakan tugas pokoknya. Materi pembelajaran dapat dibuat  menjadi lebih menarik. Selain itu, siswa dan guru mudah mendapatkan pengkayaan materi ajar sehingga akan meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi.  Namun dengan berbagai kemudahan dalam proses pembelajaran yang lebih bersifat on line kita pun jangan sampai meninggalkan proses pembelajaran bersifat manual.

PERKEMBANGAN SOCIAL NETWORK

Hari ini hampir semua orang memiliki akun Facebook. Mungkin juga beberapa orang memiliki akun LinkedIn, MySpace atau Friendster. Website ini semuanya termasuk kategori jasa social network. Pernahkan Anda bertanya-tanya bagaimana asal muasal layanan social network ini? Bagaimana bentuknya pada masa awal-awal Internet?
Community Memory 1973
Sebelum mulai menjelaskan sejarah social network, maka ada baiknya kita menyamakan persepsi apa itu social network terlebih dahulu. Menurut penulis, social network sendiri merupakan sebuah istilah struktur sosial di mana setiap individu saling berhubungan dengan individu lain. Jenis hubungan ini bisa beragam bisa berupa pertemanan, saudara, persamaan dalam suatu hal, dan lain-lain. Jadi, social network sendiri tidaklah ada kaitannya dengan internet. Layanan social network juga pada dasarnya tidak wajib harus melalui internet (walaupun dewasa ini hampir seluruh layanan social network melalui Internet)
Sebelum Adanya Internet
Pada tahun 1978, Hiltz dan Murray melalui buku The Network Nation, memaparkan dengan adanya jaringan komputer maka akan adanya potensi untuk menciptakan suatu interaksi sosial melalui komputer. Zaman dahulu sebelum adanya Internet jasa online ini sudah ada seperti Usenet, ARPANET dan LISTSERV. Tidak ketinggalan yang sangat populer di kalangan hobbyist, buletin board service (BBS).
Masa Sesudah Kemunculan Internet
Pada masa awal tahun 90-an, website komunitas yang terkenal adalah Theglobe.com, Geocities.com dan Tripod.com. Website ini menawarkan jasa pemasangan website secara gratis dengan harapan user akan memasang website berisi profil pribadi mereka dan orang-orang dapat saling berkenalan melalui jasa chat room.
Pada akhir 90-an, fitur yang ditawarkan sudah lebih dimantapkan. Misalnya fitur untuk mencari teman dan memanajemen daftar teman. Contoh website-website yang memiliki fitur demikian misalnya SixDegrees.com (1997), Friendster(2002) dan MySpace (2003).
Tedapat perbedaan antara masa awal 90-an dan masa akhir 90-an. Pada masa ketika orang-orang masih menggunakan Geocities.com atau Tripod.com orang-orang tidak saling berkenalan di dunia nyata. Mereka cenderung menggunakan nickname, gambar orang lain, informasi tidak benar yang artinya identitas jelasnya tidak diketahui. Sedangkan di masa-masa akhir 90-an orang-orang berkenalan di dunia nyata dan mereka menggunakan service sosial network untuk saling terhubung di dunia maya. Mereka menggunakan nama asli, foto pribadi dan informasi-informasi menjelaskan dirinya. Jonathan Abrams, pembuat Friendster, merupakan orang yang menggagas ide ini dan berhasil membuat konsep ini terkenal.
Siapa Sebetulnya Yang Paling Pertama
Untuk menjawab siapakah social networking service yang paling pertama sebenarnya cukup rumit. Karena definisi social network service yang cukup umum. Tetapi dari hasil penelusuran penulis, jawabannya sudah pasti bukan Friendster, walaupun Friendster-lah yang mempopulerkan konsep untuk mengkoneksi teman-teman dunia nyata di dunia maya.
Rory Cellan-Jones, seorang koresponden BBC memiliki jawaban versinya. Kita akan kembali ke masa yang sangat awal di mana mungkin inilah pertama kali konsep social networking diterapkan. Masa di mana masih belum ada Internet.
Pada tahun 70-an, di sebuah jalan Berkeley California terdapat sebuah toko yang bernama Leopold’s Records. Lee Felsentein, seorang mantan ilmuwan komputer, bersama rekannya meletakkan sebuah terminal komputer disebelah papan buletin musisi (seperti majalah dinding tetapi ini lebih mengenai musik). Mereka kemudian mengundang orang yang lalu-lalang di jalanan, yang kebetulan kebanyakan adalah mahasiswa, untuk mencoba mengetik pesan ke dalam komputer (daripada menulis di papan buletin).
Masa-masa itu, orang-orang yang tidak ada kaitan dengan ilmu komputer tidak diperbolehkan mendekati mesin komputer. Oleh karenanya, mereka awalnya meragukan orang-orang akan mencoba komputer karena bagaimanapun ini sangat tidak sesuai kebiasaan. Ternyata Felsentein salah, orang-orang ketika ditawarkan kesempatan untuk mengetik di komputer, langsung menunjukkan ketertarikannya. Sehingga akhirnya komputernya pun penuh dengan pesan-pesan mulai dari puisi-puisi, kutipan-kutipan sampai diskusi mencari apartemen atau mobil dan membeli donat. Dan akhirnya orang-orang pun mulai jarang menggunakan papan buletin itu lagi.
Servis ini dikenal dengan nama Community Memory, merupakan BBS publik paling pertama. Awalnya Community Memory dibuat untuk tujuan sharing informasi mengenai topik-topik tertentu. Tetapi lama kelamaan, akhirnya menjadi pusat pertukaran informasi. Karena Community Memory mampu mengumpulkan orang-orang dan memungkinkan mereka saling berhubungan dan berinteraksi maka Community Memory bisa dikategorikan sebagai social network. Dan karena dia muncul di awal tahun 1973, maka dia bisa menjadi salah satu kandidat terbaik sebagai layanan social network paling pertama