Hari ini hampir semua orang memiliki
akun Facebook. Mungkin juga beberapa orang memiliki akun LinkedIn, MySpace atau
Friendster. Website ini semuanya termasuk kategori jasa social network.
Pernahkan Anda bertanya-tanya bagaimana asal muasal layanan social network ini?
Bagaimana bentuknya pada masa awal-awal Internet?
Community Memory 1973
Sebelum mulai menjelaskan sejarah
social network, maka ada baiknya kita menyamakan persepsi apa itu social
network terlebih dahulu. Menurut penulis, social network sendiri merupakan
sebuah istilah struktur sosial di mana setiap individu saling berhubungan
dengan individu lain. Jenis hubungan ini bisa beragam bisa berupa pertemanan,
saudara, persamaan dalam suatu hal, dan lain-lain. Jadi, social network sendiri
tidaklah ada kaitannya dengan internet. Layanan social network juga pada
dasarnya tidak wajib harus melalui internet (walaupun dewasa ini hampir seluruh
layanan social network melalui Internet)
Sebelum
Adanya Internet
Pada tahun 1978, Hiltz dan Murray
melalui buku The Network Nation, memaparkan dengan adanya jaringan komputer
maka akan adanya potensi untuk menciptakan suatu interaksi sosial melalui
komputer. Zaman dahulu sebelum adanya Internet jasa online ini sudah ada
seperti Usenet, ARPANET dan LISTSERV. Tidak ketinggalan yang sangat populer di
kalangan hobbyist, buletin board service (BBS).
Masa
Sesudah Kemunculan Internet
Pada masa awal tahun 90-an, website
komunitas yang terkenal adalah Theglobe.com, Geocities.com dan Tripod.com.
Website ini menawarkan jasa pemasangan website secara gratis dengan harapan
user akan memasang website berisi profil pribadi mereka dan orang-orang dapat
saling berkenalan melalui jasa chat room.
Pada akhir 90-an, fitur yang
ditawarkan sudah lebih dimantapkan. Misalnya fitur untuk mencari teman dan
memanajemen daftar teman. Contoh website-website yang memiliki fitur demikian
misalnya SixDegrees.com (1997), Friendster(2002) dan MySpace (2003).
Tedapat perbedaan antara masa awal
90-an dan masa akhir 90-an. Pada masa ketika orang-orang masih menggunakan
Geocities.com atau Tripod.com orang-orang tidak saling berkenalan di dunia
nyata. Mereka cenderung menggunakan nickname, gambar orang lain, informasi
tidak benar yang artinya identitas jelasnya tidak diketahui. Sedangkan di
masa-masa akhir 90-an orang-orang berkenalan di dunia nyata dan mereka
menggunakan service sosial network untuk saling terhubung di dunia maya. Mereka
menggunakan nama asli, foto pribadi dan informasi-informasi menjelaskan
dirinya. Jonathan Abrams, pembuat Friendster, merupakan orang yang menggagas
ide ini dan berhasil membuat konsep ini terkenal.
Siapa
Sebetulnya Yang Paling Pertama
Untuk menjawab siapakah social
networking service yang paling pertama sebenarnya cukup rumit. Karena definisi
social network service yang cukup umum. Tetapi dari hasil penelusuran penulis,
jawabannya sudah pasti bukan Friendster, walaupun Friendster-lah yang
mempopulerkan konsep untuk mengkoneksi teman-teman dunia nyata di dunia maya.
Rory Cellan-Jones, seorang
koresponden BBC memiliki jawaban versinya. Kita akan kembali ke masa yang
sangat awal di mana mungkin inilah pertama kali konsep social networking
diterapkan. Masa di mana masih belum ada Internet.
Pada tahun 70-an, di sebuah jalan
Berkeley California terdapat sebuah toko yang bernama Leopold’s Records. Lee
Felsentein, seorang mantan ilmuwan komputer, bersama rekannya meletakkan sebuah
terminal komputer disebelah papan buletin musisi (seperti majalah dinding
tetapi ini lebih mengenai musik). Mereka kemudian mengundang orang yang lalu-lalang
di jalanan, yang kebetulan kebanyakan adalah mahasiswa, untuk mencoba mengetik
pesan ke dalam komputer (daripada menulis di papan buletin).
Masa-masa itu, orang-orang yang
tidak ada kaitan dengan ilmu komputer tidak diperbolehkan mendekati mesin komputer.
Oleh karenanya, mereka awalnya meragukan orang-orang akan mencoba komputer
karena bagaimanapun ini sangat tidak sesuai kebiasaan. Ternyata Felsentein
salah, orang-orang ketika ditawarkan kesempatan untuk mengetik di komputer,
langsung menunjukkan ketertarikannya. Sehingga akhirnya komputernya pun penuh
dengan pesan-pesan mulai dari puisi-puisi, kutipan-kutipan sampai diskusi
mencari apartemen atau mobil dan membeli donat. Dan akhirnya orang-orang pun
mulai jarang menggunakan papan buletin itu lagi.
Servis ini dikenal dengan nama
Community Memory, merupakan BBS publik paling pertama. Awalnya Community Memory
dibuat untuk tujuan sharing informasi mengenai topik-topik tertentu. Tetapi
lama kelamaan, akhirnya menjadi pusat pertukaran informasi. Karena Community
Memory mampu mengumpulkan orang-orang dan memungkinkan mereka saling
berhubungan dan berinteraksi maka Community Memory bisa dikategorikan sebagai
social network. Dan karena dia muncul di awal tahun 1973, maka dia bisa menjadi
salah satu kandidat terbaik sebagai layanan social network paling pertama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar